Friday, June 24, 2011

Career Counselors In Private Practice: Counseling, Coaching, Consulting, And Beyond



Praktik pribadi didefinisikan sebagai penawaran layanan pengembangan karier untuk mendapatkan uang. Kebanyakan para praktisi bekerja di lembaga-lembaga pendidikan atau pemerintah untuk mendapatkan gaji. Konselor karir yang memilih praktik pribadi melakukannya untuk berbagai alasan, termasuk kesempatan untuk mengelola karir mereka sendiri dan meningkatkan pendapatan mereka. Beberapa konselor karir ingin mendirikan praktik part-time yang relatif terbatas di rumah mereka, sementara yang lain bercita-cita untuk pengembangan perusahaan konsultan multifaset/berbagi segi yang menawarkan berbagai layanan kepada publik. Tanpa memperhatikan aspek tujuan, mendirikan praktik pribadi bergantung pada kemampuan praktisi untuk memasarkan layanan yang dia tawarkan. Dalam bab ini beberapa layanan yang dapat dipasarkan dibahas dan beberapa aspek yang belum sempurna untuk didirikan praktik pribadinya diuraikan. Salah satu layanan yang belum dibahas di tempat lain, pelatihan karir, dibahas dalam bab ini. Hal ini relatif baru, dan untuk alasan yang lebih jelas, kontroversial.
Secara harfiah ribuan konselor, psikolog, pekerja sosial, dan profesional kesehatan mental lainnya dalam praktik pribadi memberikan berbagai layanan kesehatan mental. Kemungkinan bahwa dari jumlah ini mereka adalah profesional, terutama konselor dan psikolog konseling menyediakan layanan konseling karir kepada publik. Hal ini juga memungkinkan bahwa jumlah ini akan terus bertambah karena orang dewasa dalam masyarakat kita tampaknya semakin mengandalkan pada konselor karir untuk mendapatkan bantuan. Dua survei terbaru menunjukkan bahwa antara 31 dan 39 persen orang dewasa yang disurvei, pada suatu saat dalam kehidupan mereka, sudah pernah berkonsultasi dengan konselor karir profesional di sekolah atau perguruan tinggi tentang pilihan karir. Namun, jawaban untuk satu pertanyaan termasuk dalam survei (Hoyt & Lester, 1995; NCDA, 1999) lebih memberikan pencerahan ketika mempertimbangkan soal praktik pribadi. Orang dewasa yang disurvei ditanya apakah mereka pernah mengunjungi sebuah "agen konseling karir yang berbayar " untuk mempertimbangkan pilihan karir mereka. Hampir 9 persen responden menjawab dengan tegas. Ini berarti bahwa sekitar 11 juta orang dewasa harus mengeluarkan biaya untuk menerima beberapa jenis bantuan untuk karir mereka. Karena jumlah orang yang mengubah pekerjaan secara sukarela dan tanpa sadar nampaknya semakin banyak,maka orang akan mencari bantuan dari praktisi pribadi di masa depan akan semakin banyak.

KUALIFIKASI
Penting untuk dicatat bahwa banyak negara memiliki lisensi, sertifikasi, dan peraturan hukum yang mengatur praktik psikolog, konselor, pekerja sosial, dan lain-lain. Sebagai contoh, semua 50 negara bagian memiliki undang-undang lisensi untuk psikolog, dan sekitar 48 memiliki undang-undang lisensi atau beberapa bentuk peraturan perundang-undangan untuk konselor. Untuk sebagian besar, lisensi-lisensi hukum untuk psikolog mengharuskan bahwa orang yang mengaku menjadi psikolog harus memiliki lisensi apakah mereka praktik di lembaga publik atau terlibat dalam praktik pribadi. Namun, undang-undang untuk konselor terutama ditujukan untuk mengatur praktik pribadi yang dominan.
Pada tulisan ini, hanya California dan Nevada yang tidak memberikan perlindungan bagi orang-orang yang mencari semua jenis pelayanan konseling karena mereka gagal untuk mengadopsi lisensi hukum konselor. Negara yang memiliki undang-undang yang mengatur perizinan sebuah “nama lembaga” hanya mampu sedikit memberikan perlindungan bagi konsumen. Di negara-negara tersebut memungkinkan orang-orang untuk memberikan layanan pengembangan karir selama mereka tidak menyebut diri mereka sebagai konselor. Hal ini akan membuka pintu untuk beberapa orang yang berkualitas buruk yang menyebut diri mereka pelatih/pembina karir dan spesialis pengembangan karir, serta menawarkan berbagai layanan kepada publik. Untungnya, banyak negara, seperti ldaho, North Carolina, Florida, Texas, Ohio, Virginia, dan lain-lain, telah mengadopsi undang-undang peraturan yang membatasi kedua “title” dan praktik tersebut. Termasuk di negara-negara ini, konseling karir sebagai layanan yang harus diberikan hanya oleh konselor profesional berlisensi atau profesional berlisensi lainnya. Idealnya, semua negara akan mengadopsi ketentuan ini di masa depan.

PEDOMAN UNTUK KONSUMEN
Gaveat emptor atau "biarkan konsumen berhati-hati" mungkin adalah saran terbaik untuk konsumen yang mencari bantuan dengan masalah yang berhubungan dengan karir. Untuk alasan ini, sebagaimana telah dicatat, adalah disebabkan karena di banyak negara konselor karir tidak diatur oleh undang-undang. Untuk membantu konsumen untuk membuat pilihan yang bijak, National Caree Development Association untuk pertama kali mengeluarkan petunjuk konsumen guna memberikan panduan dalam memilih seorang penasihat karir di tahun 1988 dan kemudian mereka perbarui (update) pada tahun 2001 (NCDA, 1988, 2001). (405) Pedoman ini diparafrasekan, sebagai berikut.
Credential (Surat Kepercayaan/Keputusan)
Konselor karir harus telah mendapatkan gelar sarjana khusus kesehatan mental yang sesuai, seperti konseling, konseling psikologi, atau pekerjaan sosial.
Sebagai bagian dari pelatihan yang mereka berikan, konselor karir harus memiliki pengalaman lapangan yang telah selesai dilaksanakan dan diawasi bahwa konseling karir terlibat.
Mereka harus memiliki pengalaman kerja yang tepat.
Mereka harus telah mengembangkan basis pengetahuan yang mendukung kegiatan mereka sebagai konselor karir, termasuk pengetahuan tentang pengembangan karir, penilaian, informasi kerja, keterampilan dipekerjakan, pengintegrasian peran kehidupan, dan tekanan kerja, kehilangan kerja, dan/atau transisi karir.
Biaya
Konselor karir harus memiliki perencanaan biaya dan memungkinkan klien untuk memilih layanan, mengakhiri setiap kali mereka anggap tepat, dan membayar hanya layanan yang telah disediakan.


Janji
Konselor karir profesional harus menahan diri dari karir yang menjanjikan menghasilkan/memberikan gaji lebih tinggi atau mengklaim bahwa mereka dapat memberikan resolusi dan penyelesaian langsung untuk masalah karir.
Etika
Karir konselor mengikuti kode etik seperti yang diterbitkan oleh American Psychological Association atau American Counseling Association.

Bahkan jika konsumen sadar akan pedoman yang dikembangkan oleh National Career Development Association, akan memungkinan mereka masih bingung dengan jumlah orang yang menyebut dirinya konselor karir. Sebagai contoh, beberapa konselor penempatan kerja menawarkan layanan untuk melanjutkan persiapan, beberapa konselor outplacement membantu orang-orang yang pekerjaannya telah dihentikan untuk mencari pekerjaan yang sesuai, dan berbagai orang lain menawarkan "konseling karir." Sayangnya, beberapa orang ini memiliki sedikit pelatihan dalam konseling karir, sedangkan yang lain mungkin telah menyelesaikan program pelatihan selama satu atau dua minggu dan menerima sertifikat yang mengesankan dari sebuah lembaga atau organisasi berakreditasi yang sesuai.

Career Coaching (Pelatihan/Pembinaan Karir)
Apakah pelatihan/pembinaan karir itu, siapa yang melakukan itu, dan bagaimana industri pelatihan/pembinaan karir diatur? Pelatihan/pembinaan karir belum dibahas secara rinci dalam buku-buku karena terutama sesuatu tersebut dilakukan oleh praktisi pribadi. Bench (2003) melaporkan bahwa gerakan pelatihan/ pembinaan karir di negara ini kurang dari 20 tahun, tetapi pada saat itu telah tumbuh menjadi bisnis dengan pemasukan $600 jutaan. Saat ini, ada ribuan pelatih/pembina karir di tempat kerja di negara ini dan di luar negeri. Seperti catatan Bench, sesuatu yang mustahil untuk menentukan jumlah pasti pelatih/pembina karir di tempat kerja di negara ini karena tidak ada lisensi atau sertifikat yang diperlukan untuk menjadi pelatih/pembina . Kurangnya regulasi telah menyebabkan beberapa konselor karir profesional berbicara tentang pelatihan/pembinaan karir dalam hal yang terkesan merendahkan. Juga, karena konseling karir banyak terjadi melalui telepon, beberapa konselor karir telah mempertanyakan validitasnya. Konselor karir lain hanya menambahkan pembinaan karir untuk repertoire keterampilan dan praktik-praktik mereka. Karena sebagian besar konselor karir sudah terampil dalam pengembangan rencana karir dan keterampilan berburu pekerjaan, yang merupakan salah satu peran utama yang telah dilakukan oleh pelatih/pembina karir, mereka perlu belajar peningkatan kinerja (level 1 keterampilan pada Tabel 16.1) dan keterampilan pelatihan/pembinaan kerja lainnya. Karena praktik pelatihan/pembinaan karir tidak diatur, tidak ada selain panduan etika yang menghalangi konselor karir untuk beralih menjadi pelatih/pembina untuk menambahkan title mereka. Dalam bab berikutnya masalah etika dibahas secara rinci.
Keterampilan pelatih/pembina karir apakah selain memfasilitasi pembuatan keputusan karir dan mengembangkan keterampilan yang diperlukan dalam pekerjaan? Bench (2003) telah mengembangkan satu model pelatihan, yang ia istilah QuantumShift! Coaching (QSC). QSC memiliki tujuan yang membantu klien melakukan "lompatan" untuk karir otentik, yang merupakan karir yang sesuai dengan sistem inti kepercayaan mereka. Menurut Bench, bimbingan karir dapat dilihat sebagai cincin yang terwujud dalam tiga tingkat, tingkat 1 bertujuan untuk merubah perilaku dan meningkatkan kinerja. Hal ini sangat mirip dengan pelatihan manajerial, yang disebutkan dalam Bab 15. Pembinaan tingkat 2 melibatkan sistem kepercayaan dan motivator sadar dalam diri klien, dan tingkat 3 terkait alamat identitas individu dan ditujukan pada perubahan dalam persepsi diri, transformasi identitas. Bench mengidentifikasi keterampilan yang dibutuhkan secara umum dan pada setiap tahap seperti ditunjukkan pada Tabel 16.1
Tabel 16.1 Keterampilan Dibutuhkan dalam QuantumShift! Pelatihan
Core Competens/ Kompetensi dasar (inti)
Mempersiapkan panggilan
Membangun hubungan dan agenda
Menjelaskan dalam agenda klien
Elicting action
Kompetensi tingkat 1
Menggunakan koordinat Cartesian, yang melibatkan pemeriksaan semua aspek dari masalah yang diajukan (mempertanyakan sistematis)
Penggambaran pada kesuksesan masa lalu *
Mencari seorang ahli yang telah memecahkan masalah serupa
Mengubah perspektif dengan sudut padang orang lain, mungkinkan mereka melihat masalah *
Kompetensi tingkat 2
Menentukan dan menemukan motivasi klien dengan bertanya atau inferensi
Melibatkan klien dalam penafsiran kejadian-kejadian seputar masalah mereka dengan tantangan berasumsi
Menanyakan mengapa tujuan atau isu telah menjadi sangat penting
Menggunakan visualisasi, membantu model peran pilih yang telah menyelesaikan tujuan klien, mengajar diri, afirmasi, resep, mediasi, dan pengisian jurnal
Kompetensi tingkat 3
Menanyakan keyakinan yang klien miliki tentang diri mereka sendiri (konfrontasi)
Menanyakan identitas
Membantu klien mengidentifikasi identitas keyakinannya, membangun identitas berdasarkan keyakinan inti, dan mengambil tindakan berdasarkan identitas baru
* Teknik tingkat 1 memiliki banyak kesamaan dengan model konseling SFBT.

Bench (2003) menunjukkan bahwa sebelumnnya telah ada lebih dari 120 program pelatihan dan pembinaan yang ada dalam semua kemungkinan, dan  jumlah ini terus berkembang. CareerTrainer, sebuah perusahaan penerbitan dan konsultasi dipimpin oleh Richard Knowdell, mengoperasikan program pekerjaan untuk pelatih/pembina karir. Knowdell, yang merupakan penasihat karir bersertifikat nasional, memimpin lokakarya sertifikasi selama tiga hari. Agenda untuk lokakarya adalah sebagai berikut:
ü  Perubahan di dunia Kerja, Komposisi dan Konfigurasi Pekerjaan, Ekspedisi Karir di Abad ke-21, Dampak Penting dari Emosi, dan Transisi Karir dan Kerja
ü  Peralatan penilaian karir
ü  Bagaimana Fokus pada Tujuan Kerja yang Mendesak atau Karir Tujuan Jangka Panjang
ü  Membangun dan Mengelola Rencana Strategi Karir
ü  Para Pelatih sebagai PENILAI
ü  Para Pelatih sebagai PENYEDIA INFORMASI
ü  Para Pelatih sebagai AGEN REFERRAL
ü  Para Pelatih sebagai PANDUAN
ü  Para Pelatih sebagai TUTOR
ü  Pengantar untuk Teknik Mencari Kerja

Untuk informasi lebih lanjut www.careertrainer.com. Program pelatihan/ pembinaan karir bersertifikasi lainnya memerlukan studi mandiri dan  memerluka sekitar 12-250 jam pelatihan yang didokumentasikan (lihat www.careercoachinstitute.com). Marcia Bench juga menawarkan program online untuk berurusan dengan membangun praktik pribadi yang melibatkan pelatih/pembina di www.6figurecoach.com dan berbagai publikasi melalui perusahaannya CTS penerbitan.

MEMBANGUN SEBUAH PRAKTIK PRIBADI
Hampir semua orang yang telah terlibat dalam sebuah pengaturan praktik pribadi akan membuktikan kesulitan yang muncul dalam proses ini, terutama jika praktisi memilih untuk tidak bergabung dengan kelompok latihan dimana pengalihan yang  segera dapat tersedia dari para profesional lainnya. Banyak psikolog dan konselor yang memasuki praktik pribadi memasukkan praktik kelompok, dan kemudian memilih untuk menawarkan baik konseling pribadi dan karir. Seringkali mereka menemukan bahwa kelompok mereka merupakan rekanan praktik untuk merujuk "kasus karir" mereka, karena mereka tidak memiliki keahlian untuk menyediakan layanan itu sendiri. konselor karir lain memilih untuk mengatur praktik-praktik yang mandiri dan menawarkan layanan pengembangan karir saja. Pada bagian ini beberapa masalah umum mengenai pembentukan praktik pribadi dibahas.

Jenis Layanan
Konselor karir sering menawarkan beragam layanan, termasuk konseling karir dengan individu dan kelompok, konsultasi, penempatan kerja, pengujian (testing), outplacement, melanjutkan pembangunan dan pengembangan keterampilan dipekerjakan lain, pembinaan karir, perencanaan pensiun, konseling yang mengintegrasikan peran karier dan kehidupan, penempatan relokasi, pelatihan, evaluasi program, konseling penyesuaian kerja, dan layanan penilai kejuruan. Karena pemasaran adalah bagian penting dari praktik pribadi yang sukses, praktisi harus realistis menentukan apakah mereka memiliki keterampilan untuk menawarkan layanan dan pelayanan apakah yang akan mereka pasarkan. Berikut ini adalah klien potensial untuk masing-masing layanan tersebut:
Layanan
Potensi Klien
Individu dan kelompok konseling karir
Masyarakat umum; dapat menargetkan kelompok-kelompok khusus, seperti pekerja transisi, wanita, atau pensiunan
Pengujian / penilaian
Masyarakat umum; dapat menargetkan siswa SMA yg melakukan perencanaan karir/kelompok lain
Outplacement
Bisnis dan industri yang terlibat dalam mengurangi tenaga kerja mereka dan mencari layanan penempatan; sering mengkhususkan diri pada pekerja “kerah putih”
Penempatan pekerjaan
Masyarakat umum, beberapa lembaga mengkhususkan diri pada jenis administrasi, teknis, atau pekerja
Headhunter
Suatu bentuk khusus dari penempatan IOB; sering melibatkan perekrutan dan penempatan eksekutif perusahaan, pengawas sekolah, para ilmuwan
Pengembangan keterampilan masyarakat & resume kelayakan kerja
sering menjadi sasaran anak muda, pekerja, (misalnya, mahasiswa), pekerja di daerah transisi, dan mereka yang telah kehilangan pekerjaan
Perencanaan Pensiun
pekerja yang mempersiapkan pensiun; dapat menargetkan orang militer atau lainnya dari industri tertentu
Pembinaan karir
Individu yang ingin membuat keputusan karir atau meningkatkan kinerjanya di tempat kerja; membantu klien dalam mengembangkan rencana dan mendukung upaya mereka untuk melaksanakan rencana tersebut
Integrasikan peran karier dan kehidupan
Masyarakat umum; dapat menargetkan pekerja setengah baya atau pendatang baru untuk angkatan kerja
Pelatihan
profesional lain yang ingin meningkatkan keterampilan mereka di berbagai daerah; dapat menargetkan mereka yang tertarik dalam mendirikan sebuah praktik pribadi
Konsultasi
Bisnis, lembaga pemerintah, sekolah, perguruan tinggi dan universitas, program federal (misalnya, Kerja Praktik Kemitraan Undang-Undang)
Pengembangan program evaluasi karir
Bisnis, lembaga pemerintah, sekolah, perguruan tinggi dan universitas, program federal dengan program pengembangan karir
Konseling penyesuaian pekerjaan
Masyarakat umum; atas dasar kontrak untuk bisnis
Penempatan relokasi
Bisnis; terutama mereka yang tertarik pada mentransfer bisnis eksekutif yang telah bekerja dan yang mencari karir untuk ditempatkan
Penilaian kejuruan
Social Security Administration, perusahaan asuransi; orang lain yang tertarik lebih jauh untuk mengetahui kecacatan kejuruan
Informasi Karir
Mengembangkan paket informasi yang disesuaikan untuk klien yang tidak ingin mengejar informasi secara mandiri

No comments:

Post a Comment